Mengenal diare pada anak dan bayi  | TentangBunda.com

Mengenal diare pada anak dan bayi


0 Comments

diare pada anak dan bayiDiare juga biasa disebut dengan istilah gastroenterititis (GE) yang merupakan kondisi dimana feses bayi atau anak menjadi berair sehingga hal ini mengakibatkan sang anak memiliki frekuensi buang air besar lebih besar sering dari biasanya (umumnya lebih dari tiga kali sehari)

Penyebab terjadinya diare pada anak dan bayi dapat digolongkan sebagai berikut:

Untuk anak yang belum pernah mengalami diare sama sekali maka diare pada umumnya disebabkan karena terjadinya infeksi.

Virus, virus merupakan penyebab diare yang umum dan yang biasanya menyerang adalah jenis virus rotavirus.

  • Parasit
  • Bateri
  • Alergi susu

Diare pada anak dan bayi yang disebabkan oleh arasit dan bakteri biasanya ditandai dengan berak darah / berlendir, serta sakit perut. Virus, parasit, bakteri tanpa sengaja masuk kedalam mulut lewat makanan atau benda yang sudah terkontaminasi.

Berikut beberapa jenis diare pada anak dan bayi :

  1. Diare pada anak dan bayi yang disertai dengan malnutrisi. Adapun bahaya yang bisa disebabkan oleh diare jenis ini adalah kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh, terjadinya infeksi kronis, gagal jantung, serta dehidrasi.
  2. Diare pada anak dan bayi akut yang bercampur dengan air, bisa menimbulkan dehidrasi dan penurunan berat badan jika penderita tidak diberi pertolongan dengan pemberian makan dan minum yang cukup.
  3. Diare persisten, diare ini bisa berlangsung selama lebih dari 14 hari atau lebih lama lagi, terjadinya dehidrasi serta infeksi usus halus.
  4. Diare yang bercampur dengan darah. Diare jenis ini bisa menyebabkan kerusakan usus halus, terjadinya infeksi bakteri ke dalam darah dan dehidrasi.

Berapa lama normalnya diare pada anak dan bayi berlangsung?

Umumnya diare hanya berlangsung selama beberapa hari hingga satu minggu. Jika diare dalam waktu lebih dari tiga hari tidak kunjung reda maka segeralah periksa ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan uji kultur virus, bakteri, atau parasit dari kotoran Anda. Jika Anda melihat darah atau lendir saat mengalami diare maka pastikan Anda segera pergi ke rumah sakit.

Pengobatan diare pada anak dan bayi

Diare yang disebabkan oleh virus tidak ada obatnya. Sedangkan diare yang disebabkan oleh bakteri dan parasit maka dokter akan memberikan masing-masing antibiotik dan antiparasit.

Obat-obatan diare untuk dewasa sebaiknya tidak diberikan untuk anak-anak. Selain obat-obatan ini tidak aman, obat itu hanya bisa menghentikan keluarnya cairan bersama feses, dan mengurangi frekuensi buang air besar.

Biasanya dokter akan menyarankan diet bebas laktosa selama periode tertentu. Mengkonsumsi pisang, nasi, roti bakar, dan apel adalah pilihan yang bagus jika Anda diare. Yang penting lagi adalah penyediaan kebutuhan nutrisi saat anak mengalami diare agar tubuh mereka kuat melawan infeksi.

Bahaya yang harus diwaspadai saat anak mengalami diare

Bahaya laten yang diderita anak saat mereka mengalami diare adalah dehidrasi dan kekurangan nutrisi. Dehidrasi ditandai dengan meningkatnya rasa haus, mulut kering, berkurangnya elastisitas kulit, mata cekung dan tidak keluarnya air mata saat anak menangis. Dehidrasi akut bisa ditolong dengan pemberian infus. Pemberian minum dan makan yang cukup akan dapat mencegah penderita diare mengalami dehidrasi dan kekurangan nutrisi.

Cara memilih susu bagi penderita diare

Ada beberapa pilihan susu yang bisa diberikan bagi penderita diare yakni susu sapi rendah laktosa. Susu sapi bebas laktosa atau susu kedelai.

Pertolongan pertama pada penderita diare anak:

  • Diare biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Jika bayi diare maka penting sekali untuk selalu memberikan minum untuk mencegah dehidrasi. Cairan tubuh keluar bersama diare jadi memastikan bayi tercukupi cairan amat penting untuk pertolongan pertama diare.
  • Jika Anda memiliki lebih dari satu anak, maka pisahkanlah anak yang terjangkiti diare dengan anak yang masih sehat hingga diare terhenti.
  • Teruskan pemberian makan bagi anak, jangan sampai perut anak kosong hingga 24 jam tanpa diisi makanan.
  • Jika anak muntah maka paksakan untuk minum setiap kali muntah.
  • Jika tanda-tanda diare pada anak dan bayi menjadi lebih parah seperti berak lebih dari 10 kali perhari, muntah terus menerus diare yang disertai darah atau lendir harus segera dirujuk ke rumah sakit.

 

Artikel terkait dengan Mengenal diare pada anak dan bayi :

   

Kata kunci ke artikel ini

bab bayi berlendir , pup bayi berlendir , bab anak berlendir , bab berlendir pada bayi , bayi diare berlendir , diare berlendir pada bayi
 

No Comment to “Mengenal diare pada anak dan bayi”

  1. No Comment yet at Mengenal diare pada anak dan bayi. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Newsletter

Isi data anda untuk berlangganan newsletter gratis dari kami, dan anda juga berkesempatan mendapatk HADIAH VOUCHER BELANJA

Nama Depan :
Alamat Email :
Nomer HP :


Blogroll

Gresnews

Valid W3C CSS Valid W3C XHTML 1.0

Copyright © 2009 - TentangBunda.com - is proudly powered by WordPress

Theme mod by: indoworkshop