Penyebab anak muntah dan cara mengatasinya | TentangBunda.com

Penyebab anak muntah dan cara mengatasinya


0 Comments

Penyebab anak muntah dan cara mengatasinyaMuntah pada anak merupakan kondisi pengeluaran isi perut secara paksa melalui mulut. Muntah adalah hal yang lazim dan acap kali dialami oleh anak, namun jangan khawatir disebabkan hal ini adalah hal yang biasa. Bayi akan mengalami muntah ketika menginjak usia dua bulan. Muntah pada anak adalah hal yang biasa, namun yang tidak biasa seperti yang terjad secara berulang kali harus diwaspadai sebab kemungkinan dehidrasi atau pertanda adanya penyakit lain bisa saja timbul.

Perbedaan muntah dan gumoh : Muntah dan gumoh keduanya adalah serupa akan tetapi tidaklah sama. Dari segi volume biasanya gumoh tidak lebih dari 10 mL, sedangkan muntah volumenya bisa lebih dari itu. Gumoh tidak disertai dengan kontraksi perut seperti yang terjadi pada saat anak muntah. Keluarnya cairan pada saat bayi muntah seperti disemburkan keluar, adakalanya cairan juga bisa keluar lewat hidung.

Penyebab muntah pada anak :

Muntah yang datangnya tiba-tiba pada dasarnya disebabkan oleh virus. Kondisi muntah biasanya berhubungan dengan bayi yang sedang diare atau demam. Faktor lainnya yang dapat menyebabkan muntah yaitu infeksi bakteri, psikologis, adanya gangguan ginjal, neurologi, dan metabolisme.

Bayi muntah biasanya berlangsung sampai satu hari tapi adakalanya bisa memakan waktu lebih lama yaitu hingga dua atau tiga hari. Penting sekali untuk menggantikan cairan yang dikeluarkan dengan memberi minuman pada bayi untuk mencegah terjadinya bayi kekurangan cairan. Kondisi muntah yang berkelanjutan akan bisa menyebabkan bayi muntah darah.

Muntah tidak menular, namun demikian jika muntah disebabkan oleh virus maka virus inilah yang nantinya bisa menyebar ke orang lain. Virus ini bisa berpindah dari satu anak ke anak lainnya melalui kontak tangan, kontak dengan benda yang telah dipakai oleh penderita seperti mainan anak dan kemudian masuk ke dalam mulut.

Sebenarnya tidak ada obat untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. Kemungkinan besar dokter akan memberikan obat untuk mengurangi rasa mual dan frekuensi muntah bayi. Obat-obatan yang paling banyak dipakai untuk keperluan ini adalah zofran dan phenergan. Tidak ada efek samping dengan menggunakan kedua obat tersebut namun demikian setelah minum phenergan biasanya anak mengalami sedikit rasa pusing.

Terapi pada anak yang sering muntah

Anda harus tetap menjaga agar anak terpenuhi cairannya, sebab muntah yang berkelanjutan bisa mengakibatkan anak menjadi dehidrasi, pemberian jus buah tanpa air dalam porsi kecil tapi sering akan sangat membantu untuk menghilangkan rasa mual. Muntah-muntah biasanya sembuh dalam waktu dua hari, akan tetapi jika kondisi berkelanjutan setelah periode tersebut maka bisa jadi dokter akan memberikan tes lanjutan diantaranya tes darah, urine, hingga pemindaian dengan CAT Scan.

Waspadailah jika timbul gejala lain saat anak mengalami muntah seperti rasa pusing, anak tidak dapat berjalan,anak kelihatan lesu dan letih, pandangan anak kabur, ataupun muntah yang disertai dengan keluarnya darah. Segeralah bawa anak ke rumah sakit jika tanda-tanda tersebut mulai teramati.

Artikel terkait dengan Penyebab anak muntah dan cara mengatasinya :

   

Kata kunci ke artikel ini

anak tiba tiba muntah , obat mual untuk anak , cara mengatasi anak muntah , cara mengatasi muntah pada anak , mengatasi muntah pada anak , penyebab bayi muntah
 

No Comment to “Penyebab anak muntah dan cara mengatasinya”

  1. No Comment yet at Penyebab anak muntah dan cara mengatasinya. Be the first to comment...

Leave your comment here:


Valid W3C CSS Valid W3C XHTML 1.0

Copyright © 2009 - TentangBunda.com - is proudly powered by WordPress

Theme mod by: indoworkshop